Powered By Blogger

Kamis, 28 April 2016

renungan harian edisi 28 april 2016


Kamis, 28 April 2016

Bacaan Setahun: 1 Raja-Raja 16-18
Nats: Ketika kuberitahukan kepada mereka, betapa murahnya tangan Allahku yang melindungi aku dan juga apa yang dikatakan raja kepadaku, berkatalah mereka: "Kami siap untuk membangun!" Dan dengan sekuat tenaga mereka mulai melakukan pekerjaan yang baik itu. (Nehemia 2:18)

Mengatasi Persoalan

Bacaan: Nehemia 2:11-20 

Sebagian orang, ketika persoalan datang, menjadi panik, tidak fokus, atau malah menyepelekan dan menunda penyelesaiannya. Padahal, persoalan tidak bakal selesai dengan sendirinya. Perlu dihadapi dan diatasi.
Nehemia menunjukkan dua masalah utama bangsa Yehuda. Pertama, ketiadaan tembok, yang berarti ketiadaan perlindungan, pertahanan, dan identitas sebagai bangsa. Kedua, ada kemungkinan, bangsa itu tidak tahu mereka sedang bermasalah (ay. 17). Nehemia harus menjelaskannya kepada mereka. Ia telah terlebih dahulu menganalisis strategi untuk membangun kembali tembok Yerusalem (ay. 12-15). Dengan ditemani beberapa orang, ia mengidentifikasi masalah yang ada. Setelah itu, ia menyadarkan bangsanya akan masalah itu dan memotivasi mereka untuk turut memikirkan pembangunan kembali tembok kota. Pembangunan itu diperlukan agar mereka tidak dicela lagi oleh bangsa asing. Nehemia membangkitkan semangat mereka dengan menunjukkan "betapa murahnya tangan Allahku yang melindungi aku." Dan, ia berhasil.
Kita tidak mungkin hidup tanpa masalah. Besar-kecil, berat-ringan, masalah akan selalu ada. Kita dapat belajar dari cara Nehemia mengatasi persoalan, yaitu dengan tidak menunda-nunda proses penyelesaiannya. Kita menganalisis masalah dan memotivasi diri untuk menyelesaikannya. Dan, yang paling utama, kita bersandar pada kuasa Allah. Jadi, jangan mengabaikan masalah atau lari dari masalah, namun hadapilah dengan penyertaan dan perlindunganNya. --Adama Sihite/Renungan Harian
Analisis yang kuat menghadapi persoalan itu baik,
mengandalkan kekuatan Tuhan itu lebih baik.

http://sabda.org/publikasi/e-rh/print/?edisi=20160428

Tidak ada komentar: