|
Minggu, 17 April 2016
Bacaan Setahun: 2 Samuel 17-18 Nats: Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. (Matius 11:28) |
Sekadar Ibadah
|
|
Bacaan:
Matius 11:25-30
Banyak orang Kristen beribadah dengan
harapan ibadah itu dapat menyelesaikan masalah dan pergumulan hidup yang
mereka alami. Tak salah memang. Namun, faktanya sering berbeda dari harapan,
dan banyak orang tidak menyadarinya. Mereka menjadi kecewa, lalu berhenti
beribadah karena, setelah sekian lama beribadah, masalah dan pergumulan hidup
itu tak kunjung beres.
Bukan berarti kita memandang remeh ibadah
atau menganggap ibadah itu tidak perlu. Firman-Nya mengingatkan kita untuk
tidak menjauhkan diri dari pertemuan ibadah kita (Ibr. 10:25). Namun, perlu
diingat, ibadah adalah langkah awal untuk kita terbebas dari masalah dan
pergumulan hidup. Ibadah bukanlah tujuan akhir. Tujuan akhirnya tidak lain
bertemu dengan Yesus. Untuk apa? Yesus yang berjanji, "Marilah kepada-Ku,
semua yang letih lesu dan berbeban berat. Aku akan memberi kelegaan
kepadamu" (ay. 28). Dengan kata lain, yang akan menyelesaikan masalah
dan pergumulan hidup kita bukanlah ibadah itu sendiri, melainkan perjumpaan
dengan Yesus.
Bandingkan dengan orang sakit. Pergi ke
rumah sakit tidak membuatnya jadi sembuh. Untuk sembuh, ia harus bertemu
dengan dokter, mengizinkan dokter memeriksanya, meminum obat secara teratur,
dan mengikuti saran dokter. Kiranya kita pun tidak sekadar beribadah.
Sebaliknya, kita sungguh-sungguh bertemu dengan Yesus, Sang Pemilik Ibadah.
Mengizinkan Dia memeriksa hidup kita, lalu hidup seturut dengan kehendak dan
rencana-Nya. Dan, pada waktu-Nya, masalah dan pergumulan hidup kita akan
teratasi. --Okky Sutanto/Renungan Harian
Banyak orang pergi
beribadah,
namun tidak semua orang bertemu Sang Pemilik Ibadah.
sabda.org/publikasi/e-rh/print/?edisi=20160417
|

Tidak ada komentar:
Posting Komentar