MENGAKUI DOSA
1 Yohanes 1:5-10
1 Yohanes 1:5-10
"Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan." 1 Yohanes 1:9
Dalam buku How to Live 365 Days a Year, John Schindler menuliskan bahwa, "Tiga dari empat ranjang rumah sakit ditempati oleh orang yang menderita gangguan emosional" Ia menyimpulkan, "Stres emosional saat ini merupakan penyebab nomor satu timbulnya sakit-penyakit". Lanjutnya dalam penguraiannya, lalu apa penyebab dari stres itu sendiri? Salah satunya yang paling menonjol adalah rasa bersalah, perasaan yang merasa tidak diampuni dari pasien, baik oleh orang yang berhubungan langsung dengannya maupun kepada nilai agama yang dianut.
Dahulu sering dipahami mengaku dosa adalah ketika kita menghadap Tuhan dan berdoa menyebutkan daftar dosa kita, menyesalinya, meminta ampun, dan bertobat dan berjanji tidak mengulanginya lagi. Akan tetapi selanjutnya, saat jatuh melakukan dosa lagi kita cenderung frustasi sehingga timbul perasaan tertekan dalam batin.
Sebenarnya perlu kita ketahui bahwa "mengaku" (Yun.homologeo), ternyata memiliki pengertian mengucapkan hal yang sama atau menyepakati. Mengakui dosa dengan demikian berarti menyepakati pernyataan Allah tentang dosa kita. Di dalam Kristus, Allah menebus kita dari dosa, satu kali untuk selama-lamanya (Ibrani 8:12, 10:17). Jadi ketika kita mengakui dosa, maka Allah setia dan adil akan mengampuni segala dosa kita.
Pokok Doa:
Tuhan terima kasih karena mau mengampuni segala pelanggaran dan dosaku. Amin
Tuhan terima kasih karena mau mengampuni segala pelanggaran dan dosaku. Amin
Kata-Kata Bijak:
Kasih Kristus yang memungkinkan kita menerima pengampunan dosa.
Kasih Kristus yang memungkinkan kita menerima pengampunan dosa.
Yang Harus Dilakukan:
Terimalah pengampunan-Nya dengan hati tidak tertuduh dengan pelanggaran
Terimalah pengampunan-Nya dengan hati tidak tertuduh dengan pelanggaran
Semangat Pagi.
Tuhan Yesus Mengampuni.
Tuhan Yesus Mengampuni.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar